Mengunaskan Tryout

Kewaspadaan itu sangat perlu untuk memperoleh hasil optimal. Namun jika di lakukan berlebihan bisa jadi boomerang. Tidak hanya menghabiskan biaya tapi juga waktu dalam proses pendidikan. Di karenakan tryout beberapa klas libur atau bahkan satu sekolahan.
Disamping manfaat nyata tryout belum jelas yang pasti menambah efek frustasi jika gagal di dalam mengikuti unas. Karena ukuran tryout lulus, unas belum tentu lulus begitu juga sebaliknya. Apalagi jika ukuran tryout yang standar masih amburadul.
Unas adalah bagian dari proses pendidikan sehingga jika ada kegagalan semua harus maklum. Dalam artian menghormati jika ada peserta didik yang mengalami kegagalan. Sistem juga wajib mempersiapkan prosedur yang tidak diskriminatif terhadap mereka yang gagal. Jangan sampai system terlampau egois dengan memandang keberhasilan unas adalah keberhasilan pendidikan hanya di karenakan keberhasilan mewajibkan tryout.

Kapitalisme Berseragam Pendidikan

Pada saat memasuki tahun ajaran baru, ada anggapan bahwa semua juga harus baru. Tidak terkecuali dengan dunia pendidikan. Setiap menjelang tahun baru, semua institusiĀ pendidikan sangat sibuk. Orang tua atau wali murid juga super sibuk. Mereka seakan mempertaruhkan nasib anaknya masing-masing.

Mulai dari sekedar memilihkan sekolah baru sampai mengurus biaya Lanjut membaca